• Jelajahi

    Copyright © www.suarajatim.my.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Css

    /* Sembunyikan BACA JUGA */ .baca-juga, .related-post, #baca-juga, .post-related, .widget_related_posts { display: none !important; }

    Iklan

    SUARA JATIM | MEDIA ONLINE | BERITA TERUPDATE DAN TERPERCAYA

    Penantian Panjang Berakhir, Jembatan Perintis Garuda Penghubung Pakel–Mojosari Akhirnya Mulai Dibangun

    Suara jatim
    Jumat, 10 Juli 2026, Juli 10, 2026 WIB Last Updated 2026-07-10T13:33:25Z


    BOYOLALI suara jatim - Kabar gembira datang bagi masyarakat Kecamatan Karanggede. Setelah bertahun-tahun dinantikan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Pakel dan Desa Mojosari tepatnya di Dukuh Waru Desa Pengkol Kecamatan Karanggede Kabupaten Boyolali akhirnya resmi dimulai pada Jumat (10/7/2026).


    Pembangunan jembatan ini menjadi harapan besar warga karena memiliki peran sangat vital sebagai akses utama menuju lahan pertanian sekaligus penghubung antarwilayah. Selama ini, masyarakat harus menghadapi berbagai kesulitan setelah jembatan lama hanyut diterjang banjir akibat derasnya arus sungai.


    Tak ingin akses terputus, warga setiap tahun bergotong royong membangun jembatan darurat dari sasak bambu. Meski sederhana dan penuh keterbatasan, jembatan tersebut tetap menjadi urat nadi aktivitas masyarakat, terutama bagi para petani yang setiap hari melintas untuk menggarap sawah.



    Apabila jembatan tidak tersedia, warga terpaksa menempuh perjalanan memutar dengan jarak yang jauh lebih panjang, sehingga menghabiskan waktu, tenaga, dan biaya.


    Dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda disambut penuh syukur dan antusias oleh masyarakat. Kehadiran jembatan permanen ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antar desa, memperlancar aktivitas ekonomi, mempercepat mobilitas hasil pertanian, serta menjadi solusi jangka panjang bagi persoalan yang selama ini dihadapi warga saat musim hujan dan banjir.


    Bagi masyarakat Pakel dan Mojosari, pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan simbol harapan baru yang lahir dari penantian panjang dan semangat gotong royong yang selama ini terus dijaga.


    (Ihwan)

    Komentar

    Tampilkan

    NamaLabel

    +